Jakarta (ANTARA News) – Staf Ahli Kimia Farmasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Mufti Djusnir mengatakan, efek samping menggunakan cathinone lebih berbahaya dari sabu-sabu maupun ekstasi sehingga perlu diwaspadai peredarannya.
“Efek samping menggunakan cathinone lebih dahsyat dari sabu-sabu maupun ekstasi yang struktur dasarnya adalah MDMA yakni 3,4 methylene dioxy methacathinone,” kata Mufti di Jakarta, Kamis.
Cathinone sebenarnya bukan barang baru dan jauh lebih awal diketemukan oleh ahli di Eropa. Namun karena bahaya daripada golongan cathinone lebih besar, sehingga orang beralih dan keluar zat baru amphetamin derivat, katanya.
“Jadi kalau cathinone dari alam kemudian diisolasi, misalnya kita lihat kalau disubstitusi senyawa dasar cathinone itu gugusnya dengan gugus methil maka cathinone berubah menjadi metcathinone,” kata Mufti.
Bahaya dari zat tersebut mengalami psikoaktif, siapapun yang menggunakan tanpa takaran jelas menyebabkan overdosis menyebabkan kejang, keram dam berakhir dengan kematian, katanya.
Hal ini, terkait dengan pengerebekan BNN yang dilakukan di rumah artis Raffi Ahmad di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (27/1). Pada pengerebekan itu, BNN mengamankan 17 orang termasuk artis Raffi Ahmad, Zaskia Sungkar, Irwansyah dan Wanda Hamidah.
Saat ini, BNN telah memulangkan sembilan orang karena hasilnya negatif, sementara delapan orang masih diperpanjang waktu penyidikannya 3×24 jam termasuk Raffi.
Lima orang yang menggunakan campuran ganja, ekstasi dan cathinone yakni K, N, MF, W, J dan yang murni gunakan zat turunan cathinone adalah RA dan RJ. Sedangkan yang negatif tapi masih ditahan adalah UW.
sumber : http://www.antaranews.com/berita/356067/bnn–cathinone-lebih-berbahaya-dari-sabu-sabu


“Cathinone”, dari Tumbuhan sampai Zat Sintetis

Oleh ATIKA WALUJANI MOEDJIONO
KOMPAS.com – Cathinone menjadi perbincangan setelah tujuh orang ditahan usai penggerebekan di rumah seorang artis di Jakarta Selatan. Dua orang di antaranya terindikasi mengonsumsi derivat dari cathinone, yakni 3,4-methylenedioxy-N-methylcathinone. Zat sintetis itu juga dikenal sebagai methylone.
Cathinone, S(-)-alpha-aminopropiophenone, merupakan zat yang konfigurasi kimia dan efeknya mirip dengan amfetamin. Demikian laporan Kalix P dari Fakultas Farmakologi, Universitas Geneva, Swiss, dalam publikasi Pharmacology and Toxicology, edisi Februari 1992.
Secara alami cathinone terkandung dalam khat (Catha edulis Forsk), tumbuhan semak yang banyak terdapat di Afrika timur dan tengah serta sebagian Jazirah Arabia. Daun khat sejak dulu dikonsumsi dengan cara dikunyah, dibuat jus, atau diseduh seperti teh oleh penduduk di wilayah itu.
Adapun cathinone sintetis, sebagaimana disebut dalam situs European Monitoring Centre for Drugs and Drug Addiction (EMCDDA), berbentuk serbuk kristal putih atau kecoklatan, kadang-kadang dikemas dalam kapsul. Zat itu juga ditemui dalam bentuk tablet sebagai pengganti pil ekstasi. Cara penggunaan biasanya dihirup, ditelan, atau disuntikkan setelah dicampur air.
Di banyak negara, khat bukan barang terlarang meski penggunaannya dikontrol di beberapa negara Eropa. Adapun cathinone dimasukkan sebagai golongan I Konvensi PPB untuk Zat-zat Psikotropika Tahun 1971. Cathine yang juga terdapat dalam khat masuk golongan III, sedangkan cathinone sintetis, yakni amfepramone dan pyrovalerone masuk golongan IV konvensi itu.
Cathinone yang dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai katinona tercantum dalam Lampiran Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika pada daftar narkotika golongan I.
Stimulan
Al Bachri Husein, pengajar di Bagian Psikiatri Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/RS Cipto Mangunkusumo, yang dihubungi pada Selasa (29/1/2013) menyatakan, sejak tiga tahun atau empat tahun lalu ia sudah menangani gejala klinis akibat cathinone. Artinya, zat itu sudah lama ada di Indonesia.
”Cathinone merupakan zat stimulan untuk sistem saraf pusat yang banyak digunakan sebagai club drug atau party drug,” katanya.
Menurut Al Bachri, zat yang dibuat di laboratorium klandestin itu digunakan untuk ”membuat orang senang menjadi lebih senang”. Yang dirangsang adalah ujung-ujung saraf.
Efek mirip amfetamin itu menimbulkan rasa gembira, meningkatkan tekanan darah,
kewaspadaan, serta gairah seksual. Namun, hal itu bisa diikuti dengan depresi, mudah terganggu, anoreksia, dan kesulitan tidur.
Semula, demikian EMCDDA, cathinone sintetis digunakan sebagai obat. Amfepramone dan pyrovalerone digunakan sebagai obat pengurang nafsu makan. Adapun bupropion yang bersifat antidepresan digunakan untuk orang yang ingin berhenti merokok.
Namun, sejak pertengahan tahun 2000-an, derivat cathinone ilegal beredar di pasar zat rekreasi di Eropa. Zat yang banyak ditemukan adalah mephedrone dan methylone. Methylone digolongkan sebagai zat yang dikontrol di Denmark, Irlandia, Romania, dan Swedia, bersama sejumlah derivat cathinone lain. Jenis-jenis cathinone sintetis makin banyak beredar mulai tahun 2009.
Merusak kesehatan
Laporan mengenai keracunan dan bahaya bagi kesehatan akibat penggunaan cathinone sintetis menyebabkan zat tersebut menjadi isu kesehatan masyarakat dan keamanan yang serius di Amerika Serikat.
Dalam situs National Institute on Drug Abuse dilaporkan, efek cathinone mirip amfetamin dan kokain. Zat itu merangsang peningkatan kadar neurotransmitter (zat pengantar impuls saraf) dopamin yang menimbulkan rasa gembira dan meningkatkan tenaga. Efek lain adalah peningkatan kadar norepinefrin meningkatkan detak jantung dan tekanan darah. Namun, pengguna bisa mengalami halusinasi akibat peningkatan kadar serotonin. Akibat buruk lain adalah dehidrasi, kerusakan jaringan otot, dan gagal ginjal yang berujung pada kematian.
”Penggunaan cathinone dalam jangka lama dan berlebihan menyebabkan kerusakan sel otak. Akibatnya, orang menjadi paranoid dan berhalusinasi. Gejala yang lebih ringan, pengguna merasa lemas jika tidak mengonsumsi,” kata Al Bachri.
Psikiater Danardi Sosrosumihardjo menyatakan, cathinone sintetis bukan diekstrak dari daun khat, melainkan disusun dari zat-zat prekursor.
Jika cathinone alami merupakan stimulan potensi rendah, bahkan lebih ringan dari alkohol dan tembakau, tidak demikian dengan zat sintetisnya. ”Tujuan pembuatan sintetis dari cathinone adalah memperkuat efek serta menghindari aturan hukum,” ujar Danardi.
Menurut National Institute on Drug Abuse, pada Juli 2012, cathinone sintetis, yaitu pyrovalerone dan mephedrone, dinyatakan sebagai zat ilegal bersama sejumlah zat sintetis lain. Meski UU yang baru ditandatangani Presiden Barack Obama itu melarang zat-zat kimia yang analog dengan zat tersebut, diramalkan para pembuat akan merancang derivat baru yang cukup berbeda untuk menghindari jerat hukum.
Sebagai contoh, saat mephedrone dilarang di Inggris tahun 2010, segera muncul zat kimia disebut naphyrone untuk menggantikannya. Zat itu dijual dengan istilah ”jewelry cleaner” dengan merek Cosmic Blast.
Pemerintah Indonesia bisa belajar dari pengalaman negara lain.
sumber : http://sains.kompas.com/read/2013/01/30/14283372/.Cathinone.dari.Tumbuhan.sampai.Zat.Sintetis
Catha edulis, khat
Ringkasan
Tergantung di mana Anda berada di dunia, Catha edulis adalah baik stimulan berbahaya adiktif yang akan membuat Anda hukuman penjara yang lama atau semen penting memegang seluruh masyarakat bersama-sama yang efeknya lebih karena konteks penggunaannya dibandingkan sifat sebenarnya fisik.
Blog Entries
Baca lebih lanjut tentang Catha edulis, khat, dalam entri blog (paling pertama baru);
Sebuah laporan 2011 dari London Borough of Hillingdon memiliki nomor cerdik banyak
ACMD laporan mengatakan penggunaan khat menurun dan tidak ada bukti kuat dari bahaya
Keputusan khat mungkin lebih berkaitan dengan politik lebih luas daripada tanaman
Pengumuman diharapkan segera mengenai apakah akan melarang khat di Inggris
12 Januari adalah ‘qat hari bebas’ di Yaman tetapi khat gejala dan bukan penyebab masalah?
Baroness Warsi membuat klaim konyol tentang khat mengunyah di antara ‘anak laki-laki’
BBC melaporkan anti-khat demo tapi tidak menantang klaim liar tentang khat-kematian terkait
Kantor pos di Ethiopia melihat penurunan besar dalam ekspor khat
Di Amerika Serikat, penyelundup khat mendapatkan hukuman yang ringan setelah ada kaitan dengan terorisme terbukti
Mail Online mencoba untuk menghubungkan khat terorisme dengan xenophobia prasangka yang
Berita laporan mengatakan khat seperti LSD dan adiktif seperti heroin
Tiga dari tujuh ‘teror’ tersangka didakwa dengan paket mislabelling
Tujuh orang ditangkap atas dugaan terorisme
Menyarankan larangan khat akan bermanfaat naif di terbaik
Sebuah laporan dari Australia menunjukkan kekacauan rezim kontrol dalam
BBC menanggapi keluhan saya tentang bias
BBC menyiarkan program benar-benar bias tentang khat di Inggris
11 Januari debat penundaan mengecewakan oleh tingkat ketidaktahuan ditampilkan di banyak titik
Debat penundaan dijadwalkan untuk 11 Januari 2012 tentang kebijakan pemerintah tentang khat
NPIS membuat klaim aneh tentang pengaruh mengklasifikasikan mephedrone
Sastra review khat dan link ke kerugian sosial diterbitkan
Tumbuh khat di rumah
Keluarga
Celastraceae
Arti Nama tersebut
Catha
Latinised versi kata Yaman Qat ‘.
edulis
Dimakan. Nama berasal dari tanaman yang pertama kali terlihat sedang dikunyah bukan tumbuh.
Umum Nama dan Sinonim
khat, qat, Abyssinian teh, salad Afrika, teh Afrika, Arab teh, teh bushman ini, kucing, Catha, chafta, chatting, CIAT, crafta, djimma, ikwa, ischott, iubulu, kaad, kafta, kat, khat, la salade, liss, liruti, mairongi, mandoma, maonj, marongi, mbugula mabwe, mdimamadzi, meongi, mfeike, mhulu, mira, miraa, mirungi, miungi, mlonge, m’mke, msabukinga, masbukinja, msuruti, msuvuti, msekera, muholo, muhulu , muirungi, mulungi, muraa, musitate, mutsawari, mutsawhari, mutsawhri, mwandama, mzengo, nangungwe, meraa ol, nerra ol, qat, quat, salahin, seri, somali teh, tohai, tohat, tsad, tschad, tschat, tshut, tumayot, waifo, warfi, warfo.
Bagaimana beracun, Bagaimana Berbahaya?

Catha edulis, khat
Berisi cathinone, alkaloid psikoaktif dengan efek yang mirip dengan amfetamin. Ini adalah stimulan, efek yang lebih suka ephedra atau amfetamin dan dikatakan oleh beberapa untuk memasukkan euforia, peningkatan kewaspadaan dan kegembiraan, kemampuan untuk berkonsentrasi, kepercayaan diri, keramahan, kepuasan dan aliran ide-ide.
Yang lain mengatakan efek ini sebagian besar hasil dari lingkungan sosial di mana ia digunakan.
Juni, 2006 isu Journal of Royal Society of Medicine mengandung sebuah makalah berjudul ‘Cardiomyopathy iskemik berat Terkait dengan Khat Mengunyah’. Kertas, yang meneliti secara rinci satu pasien, kata mengunyah jangka panjang dapat menyebabkan serangan jantung, kerusakan hati, kehilangan gigi dan kanker tenggorokan. Khat tampaknya mempengaruhi kejang pembekuan darah dan menyebabkan dalam arteri yang memasok darah ke jantung. Hal ini mengacu pada sebuah studi di Yaman yang mengklaim bahwa mengunyah Khat rutin bisa menghasilkan kali lipat dalam 39 infark miokard.

Insiden
Menulis di Guardian pada tanggal 5 Februari 2004, reporter, John Vidal, menceritakan pengalamannya bepergian di Ethiopia ketika ia mengunyah khat dengan temannya di perjalanan bus. Dia mencatat bahwa ‘Setelah 10 menit ada mati rasa sedikit gusi. Setelah 15, Mark mulai mengoceh keras. Pada 25 menit kami tertawa terbahak-bahak. Setelah 45 menit, masalah Ethiopia telah menyelinap pergi dan rasa kesejahteraan, euforia kewaspadaan, dan kejernihan mengambil alih. ”
Di atas diambil dari artikel ini di The Guardian
Charles Moser, seorang mantan Konsul Amerika di Aden, menulis sebuah artikel untuk majalah National Geographic pada tahun 1917. Di dalamnya ia menggambarkan pervasiveness khat di tempat yang sekarang Yaman dan pengalaman sendiri mencoba. Meskipun mengunyah ‘pasokan besar daun’ selama dua jam dia merasa tidak ada efek. Malam itu, bagaimanapun, ia menemukan dia tidak bisa tidur. Hal ini tampaknya setuju dengan gagasan sering disebutkan bahwa sifat euphoriant khat ini bergantung pada pola pikir pengunyah tersebut.
Folklore dan Fakta
Satu versi penemuan khat adalah bahwa itu ditemukan oleh seorang gembala kambing bernama Awzulkernayien, yang mengamati bahwa ketika kambing makan daun mereka sangat waspada, dan ia memutuskan untuk mencobanya sendiri. Ia mengalami terjaga dan menambahkan kesadaran. Ada juga legenda yang menceritakan tentang dua orang saleh yang sering menghabiskan sepanjang malam dalam doa, tetapi sering menemukan diri mereka jatuh tertidur. Mereka berdoa kepada Tuhan untuk memberi mereka sesuatu untuk menjaga mereka terjaga. Seorang malaikat muncul dan menunjukkan mereka tanaman khat, yang akan membuat mereka terjaga.

Bagian atas tender Catha edulis, khat
Tidak mungkin untuk memastikan ketika efek dari khat pertama kali ditemukan namun menggunakan obat khat pertama kali dijelaskan pada abad ketiga belas oleh dokter Islam, Naguib ed-Din. Dia menggunakannya untuk mengobati depresi.
Daun Khat dilarang di banyak negara termasuk Kanada, Irlandia, Norwegia, Swedia, Arab Saudi dan Amerika Serikat, tetapi di banyak orang lain itu tetap merupakan substansi hukum. Daun dan tanaman adalah legal di Inggris tapi cathinone dan cathin, dua bahan aktif, dikendalikan zat.
Pada tanggal 2 Maret 2006 ia mengumumkan dalam House of Lords bahwa pemerintah akan menerima rekomendasi dari Dewan Penasehat pada Penyalahgunaan Narkoba (ACMD) tidak membuat Khat sendiri merupakan zat yang dikendalikan karena digunakan oleh hanya satu atau dua kelompok etnis, terutama masyarakat Somalia. Pada bulan Oktober 2010, ACMD, di bawah ketua baru, Prof Les Iversen, memutuskan untuk melihat kembali khat. Hal ini diikuti pernyataan dari sejumlah politisi konservatif bahwa pemerintah baru akan melarang tanaman. The siad ACMD itu akan melaporkan pada akhir 2012 tetapi tidak melakukannya.
Ada indikasi bahwa impor khat telah jatuh dalam beberapa kali tapi apakah ini merupakan penurunan digunakan di Inggris atau pengurangan rahasia re-ekspor ke negara-negara di mana itu adalah ilegal sulit untuk menentukan.
Meskipun ilegal di Arab Saudi Arab Times, dalam sebuah editorial tanggal 31 Mei 2006 diperkirakan 5 juta ton daun khat yang diselundupkan ke negara dari Yaman pada tahun 2005. Penghasilan yang dapat diperoleh dari menjual daun khat yang jauh di atas tingkat upah normal dan, meskipun secara teoritis dihukum mati, dealer paling khat mengalami tidak lebih dari penjara beberapa hari.
The tumbuh dan penjualan khat di Ethiopia menawarkan obyek pelajaran dalam cara pasar beroperasi bila tidak terdistorsi oleh pemerintah. Khat adalah legal di Ethiopia namun tidak dianjurkan. Ini berarti petani tidak menerima bantuan dalam hal subsidi atau pupuk murah. Khat adalah, oleh karena itu, hanya tumbuh karena dapat dijual dengan harga yang menguntungkan kepada pengembang.
Fitur kunci dari khat adalah kelembutan daun, rasa, kesegaran dan kekuatan. Ada berbagai varietas menawarkan kombinasi yang berbeda dari fitur ini. Varietas dengan daun tinggal terpanjang segar lebih mungkin dipilih untuk perdagangan ekspor, sedangkan daun mengunyah lembut yang disukai oleh kelas yang lebih tinggi meskipun ini, pada umumnya, berarti penurunan stimulus dicapai.
Karena khat adalah hukum itu dapat dikenakan pajak dan pendapatan dari khat melebihi pengeluaran pemerintah pada kesehatan, indikasi pentingnya. Sebagian besar dari pajak yang dikumpulkan di pos pemeriksaan di jalan-jalan utama ke kota-kota di mana para pedagang membawa khat ke pasar kota dihentikan oleh petugas bea cukai. Pemerintah Ethiopia mengakui bahwa korupsi dan penyelundupan mengurangi pajak mengambil tetapi mencoba untuk meminimalkan hal ini dengan pemeriksaan spot dan oleh orang-orang adat bergerak di sekitar sehingga mereka tidak membentuk ikatan dengan pedagang biasa.

Catha edulis, khat
Daya tarik dari khat sebagai tanaman kas ditingkatkan dengan toleransi atas kondisi pertumbuhan yang buruk dan ketahanan terhadap penyakit dan serangan serangga. Khat dapat tumbuh di berbagai macam kondisi iklim.
Di bagian Afrika Timur, khat telah bertanggung jawab untuk pengembangan infrastruktur transportasi karena kebutuhan untuk mencapai pasar dengan cepat. Penulis pada khat telah pergi sejauh untuk menunjukkan bahwa, jika vaksin dan obat-obatan dapat didistribusikan seefisien khat, program bantuan akan jauh lebih sukses.
Pasar khat, semakin, menyerupai pasar untuk setiap produk konsumen lainnya. Di Kampala, seorang petani menjual khat yang ia telah dipanen sendiri, dari perkebunan kecil pohon khat, dan dikemas dengan tangan dalam daun pisang yang baru. Setiap paket beruang tanda tangannya sebagai bukti asal dan, sebagai akibatnya, ini merek khat, disebut kasuja, seharga dua kali lipat harga yang lain di pasar.
Khat tidak, bagaimanapun, tanpa masalah. Gagasan khat sebagai kegiatan, budaya tradisional yang telah dilakukan selama ratusan tahun tanpa membahayakan tidak berdiri untuk pengawasan karena telah menyebar cepat dalam dua puluh tahun terakhir ini untuk bagian Afrika di mana itu tidak digunakan sebelumnya.
Sebuah berkembangnya kekhawatiran dengan khat di Afrika, bersama oleh banyak pengunyah khat tua, adalah kecenderungan orang muda untuk menggunakan alkohol atau ganja setelah khat untuk meringankan periode depresi yang mengikuti khating bagi sebagian orang. Di Inggris Somalia masyarakat khat tidak dikunyah oleh orang-orang muda karena dianggap melestarikan orang tua canggih dan bukan sesuatu imigran baru tumbuh di negara baru harus merangkul.
Pada 2012, kampanye menyerukan pengurangan penggunaan khat di Yaman dimulai. Tampaknya bahwa kekacauan politik di negara itu mungkin telah menyebabkan peningkatan konsumsi khat sebagai cara melarikan diri masalah sehari-hari. Ia telah mengemukakan bahwa negara itu bisa mengalami kekurangan air yang parah karena semua air yang diperlukan untuk tumbuh khat.
Mephedrone, nama umum yang diberikan untuk 4-Methylmethcathinone, adalah bahan kimia yang berhubungan dengan cathinone. Hal ini, bagaimanapun, diproduksi dan tidak diperoleh dari Catha edulis secara langsung. Ada kekhawatiran atas penggunaan mephedrone, yang memiliki berbagai nama ‘jalanan’ meskipun ‘Meow Meow’ adalah penemuan pers Inggris, dalam adegan klub sebagai alternatif untuk ekstasi. Ada survei menunjukkan bahwa penggunaan mephedrone telah meningkat sejak itu termasuk dalam Undang-Undang Penyalahgunaan Obat.
Informasi lebih lanjut tentang khat dapat ditemukan di bagian ‘Phantastica’ The Poison situs Taman.
sumber : http://www.thepoisongarden.co.uk/atoz/catha_edulis.htm

